Sukoharjo, 17 Juni 2025 - Forum Komunikasi Ilmu Lingkungan (Forkom IL), organisasi mahasiswa yang bernaung di bawah Program Studi Ilmu Lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Mas Said Surakarta, kembali menghadirkan kegiatan akademik yang inspiratif melalui Puncak Inovasi Research Grant for Student 2025. Bertempat di Seminar Room Laboratorium UIN Raden Mas Said, kegiatan ini menjadi forum puncak presentasi hasil riset mahasiswa yang telah menerima hibah penelitian lingkungan dari Forkom IL.
Acara ini merupakan bentuk komitmen Forkom IL dalam memperkuat budaya riset mahasiswa yang tidak hanya mengedepankan data dan metode ilmiah, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai ekoteologi, yaitu integrasi antara kesadaran lingkungan dan spiritualitas keagamaan. Melalui pendekatan ini, mahasiswa diarahkan untuk memahami bahwa menjaga alam adalah bagian dari pengamalan iman dan tanggung jawab sebagai khalifah di bumi.

Tiga kelompok mahasiswa Ilmu Lingkungan tampil menyampaikan hasil penelitian yang telah mereka kerjakan selama beberapa bulan terakhir. Masing-masing kelompok menghadirkan gagasan solutif yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan kampus berkelanjutan. Penelitian yang diangkat menyentuh isu-isu strategis seperti pengurangan sampah plastik, peningkatan kenyamanan termal, hingga integrasi nilai-nilai Islam dalam perilaku ramah lingkungan.

Kelompok pertama, yang terdiri dari Faiz Rizal Fathoni, Nabil Haidar, dan Adryan Daffa Mufadhdhal, mempresentasikan penelitian berjudul “Peran Nilai Agama dalam Meningkatkan Kesadaran Lingkungan melalui Refill Station di Gedung SBSN dan PPG UIN Raden Mas Said untuk Mewujudkan Green Campus.” Penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan religius sebagai dasar perubahan perilaku sivitas akademika terhadap isu lingkungan.
Kelompok kedua menyampaikan gagasan berjudul “Merancang dan Menganalisis Model Keterlibatan Mahasiswa dan Dosen dalam Green University melalui Program Kampus Bebas Plastik.” Disusun oleh Aji Saputra, Muhammad Atha Aufa, Malika Adzkiya Maharani, dan Muhammad Hafidz Assidiqy, penelitian ini menawarkan model kolaboratif antara mahasiswa dan dosen untuk menciptakan lingkungan kampus yang bebas dari plastik sekali pakai.
Sementara itu, kelompok ketiga yang digawangi oleh Diva Permata Adji, Adelia Putri Rinelda, dan Muhammad Hafidz Assidiqy menyampaikan hasil studi mereka yang berjudul “Rekomendasi Tanaman Tepat Guna sebagai Solusi Rendahnya Kenyamanan Termal di UIN Raden Mas Said Surakarta untuk Menuju Green Campus.” Riset ini menghasilkan daftar vegetasi strategis yang mampu meningkatkan kenyamanan suhu mikroklimat kampus sekaligus mempercantik ruang terbuka hijau.

Kegiatan ini turut didukung oleh Sustineer: Journal of Environment and Sustainability dan disambut antusias oleh dosen pembimbing, reviewer, serta sivitas akademika yang hadir. Setiap kelompok menerima tanggapan dan evaluasi yang membangun, guna mendorong kelanjutan implementasi ide-ide mereka di lingkungan kampus.
Melalui kegiatan Puncak Inovasi Research Grant for Student 2025, Forum Komunikasi Ilmu Lingkungan berharap lahir lebih banyak riset-riset mahasiswa yang menjadikan ilmu, nilai agama, dan kesadaran ekologis sebagai satu kesatuan menuju kampus yang lebih hijau, adil, dan berkelanjutan.
Koordinasi Rencana Kegiatan Prodi dan Fakultas Saintek UIN Raden Mas Said Surakarta Tahun 2026
1 bulan yang lalu - Umum
Pelantikan Ketua dan Sekretaris Program Studi Ilmu Lingkungan Periode 2026–2027
2 bulan yang lalu - Umum