Dalam rangka memperkuat komitmen terhadap ekoteologi dan pembangunan kampus hijau, UIN Raden Mas Said Surakarta menyelenggarakan kegiatan penanaman pohon bertajuk "Satu Pohon Matoa, Sejuta Harapan: Sinergi UIN Raden Mas Said Surakarta Menuju UI GreenMetric World Ranking". Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 22 April 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Bumi Internasional.

Acara yang berlangsung di kawasan kampus ini melibatkan partisipasi aktif dari berbagai elemen civitas akademika, khususnya mahasiswa Program Studi Ilmu Lingkungan, yang menjadi garda terdepan dalam upaya membangun kesadaran ekologis di kalangan generasi muda. Dengan semangat kolaboratif, kegiatan ini menghadirkan praktik langsung berupa penanaman pohon matoa (Pometia pinnata), sebagai simbol harapan, keteduhan, dan keberlangsungan ekosistem kampus.
Pemilihan pohon matoa tidak dilakukan secara sembarangan. Tanaman asli Indonesia ini memiliki nilai ekologis dan ekonomis yang tinggi, mampu beradaptasi dengan baik di lingkungan tropis, serta memberikan manfaat jangka panjang berupa penyediaan oksigen, peneduh, hingga potensi buah yang bisa dimanfaatkan oleh warga kampus. Di balik simbolis satu pohon matoa yang ditanam, tersimpan harapan besar akan masa depan lingkungan yang lebih baik, lebih hijau, dan lebih berkelanjutan.

kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya strategis universitas dalam mendukung pencapaian UI GreenMetric World University Rankings, yaitu sistem pemeringkatan perguruan tinggi dunia berdasarkan komitmen dan aksi nyata dalam pengelolaan lingkungan kampus, efisiensi energi, pengelolaan sampah, transportasi hijau, dan pendidikan berkelanjutan. Melalui kegiatan seperti ini, UIN Raden Mas Said Surakarta menunjukkan keseriusannya untuk menjadi kampus yang tidak hanya unggul dalam bidang keilmuan keislaman, tetapi juga progresif dalam transformasi menuju kampus hijau (green campus).
Partisipasi aktif mahasiswa Ilmu Lingkungan menjadi elemen penting dalam kegiatan ini, karena mereka tidak hanya berperan sebagai peserta, tetapi juga sebagai agen perubahan yang membawa visi keilmuan, kesadaran ekologis, dan nilai-nilai keberlanjutan ke tengah masyarakat kampus. Dalam diskusi singkat yang digelar usai penanaman, para mahasiswa menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi pemicu untuk aksi-aksi ekologis lainnya, seperti pengembangan ruang terbuka hijau, edukasi lingkungan, dan integrasi kurikulum berwawasan ekologi.
Koordinasi Rencana Kegiatan Prodi dan Fakultas Saintek UIN Raden Mas Said Surakarta Tahun 2026
1 bulan yang lalu - Umum
Pelantikan Ketua dan Sekretaris Program Studi Ilmu Lingkungan Periode 2026–2027
2 bulan yang lalu - Umum