
Mahasiswa Program Studi Ilmu Lingkungan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta kembali menunjukkan kontribusi akademiknya di forum internasional melalui partisipasi dalam Said Annual Roundtable on Indonesia and Religious Affairs 2025 (SARIRA 2025) yang berlangsung pada 27–28 Agustus 2025.
Forum ini dihadiri oleh peserta dari beragam latar belakang kajian, mulai dari agama, sosial, hingga lingkungan, dan menjadi ruang dialog strategis untuk membahas keterkaitan nilai-nilai keagamaan dengan isu ekologi dan keberlanjutan.
Sebanyak 54 mahasiswa Ilmu Lingkungan turut berpartisipasi aktif dalam rangkaian kegiatan, termasuk diskusi, panel, dan sesi reflektif. Dari jumlah tersebut, enam mahasiswa terpilih sebagai delegasi untuk mempresentasikan gagasan ilmiah mereka. Mahasiswa yang tampil sebagai presenter antara lain:
Aji Saputra
Muhammad Hafidz Assidiqy
Malika Adzkiya Maharani
Muhammad Atha Aufa
Arizal Permana Aqila
Faizal Aziz Latif Karim
Ketiga tim delegasi mengangkat isu-isu strategis seputar ekoteologi, konservasi lingkungan, serta kolaborasi lintas iman sebagai respons terhadap tantangan krisis ekologi global. Melalui forum SARIRA 2025, mereka menegaskan pentingnya integrasi nilai spiritual, budaya, dan sains dalam membangun masa depan lingkungan yang berkelanjutan.
Partisipasi ini mencerminkan komitmen sivitas akademika UIN Raden Mas Said Surakarta dalam memperkuat peran generasi muda sebagai agen perubahan, sekaligus mendukung visi kampus sebagai pusat inovasi, moderasi beragama, dan keberlanjutan lingkungan di tingkat nasional maupun global.
Koordinasi Rencana Kegiatan Prodi dan Fakultas Saintek UIN Raden Mas Said Surakarta Tahun 2026
1 bulan yang lalu - Umum
Pelantikan Ketua dan Sekretaris Program Studi Ilmu Lingkungan Periode 2026–2027
2 bulan yang lalu - Umum