Loading...

Kuliah Tamu Prodi Ilmu Lingkungan Bahas Aplikasi Life Cycle Assessment (LCA) dalam Bidang Konstruksi Bersama Peneliti dari University of Manchester

Diterbitkan pada
13 Mei 2025 00:05 WIB

Baca

Sukoharjo, 13 Mei 2025 — Program Studi Ilmu Lingkungan UIN Raden Mas Said Surakarta kembali menggelar kuliah tamu bertema “Aplikasi LCA dalam Bidang Konstruksi”, sebagai bagian dari pengayaan Mata Kuliah Produksi dan Konsumsi Berkelanjutan. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom dan diikuti oleh mahasiswa semester 4 angkatan 2023 dan umum.

Hadir sebagai narasumber adalah Dwica Wulandari, S.T., M.T., M.Sc, seorang peneliti di University of Manchester, Inggris, yang telah banyak berkecimpung dalam bidang teknik sipil, keberlanjutan, dan penilaian siklus hidup (Life Cycle Assessment atau LCA). Dalam paparannya, Narasumber menyampaikan secara komprehensif bagaimana LCA digunakan untuk menganalisis dampak lingkungan dari suatu produk atau proses, khususnya dalam konteks konstruksi dan infrastruktur.

Materi yang dibagikan mencakup berbagai aspek penting dalam metodologi LCA, seperti:

  • Tujuan penerapan LCA, antara lain untuk memahami dampak lingkungan suatu produk/proses, membandingkan alternatif, memberikan informasi bagi pengambil kebijakan, serta meningkatkan kinerja lingkungan.
  • Tahapan siklus hidup dalam konstruksi: dari product stage (A1–A3), construction (A4–A5), in use (B1–B7), hingga end-of-life (C1–C4) dan recovery (D).

Mahasiswa tampak antusias mengikuti sesi yang berlangsung interaktif ini, dengan partisipasi aktif dalam sesi tanya jawab. Salah satu hal menarik yang disampaikan adalah pentingnya mendokumentasikan kinerja lingkungan dalam industri konstruksi sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas terhadap keberlanjutan.

Kegiatan ini sejalan dengan misi Prodi Ilmu Lingkungan untuk memperluas wawasan mahasiswa dalam isu-isu global seperti sustainability, green infrastructure, dan eco-design, serta memperkuat koneksi antara dunia akademik dan praktik profesional di tingkat internasional.

Dengan adanya kuliah tamu ini, diharapkan mahasiswa semakin memahami pentingnya pendekatan ilmiah dalam pengambilan keputusan lingkungan, sekaligus terdorong untuk menerapkan prinsip keberlanjutan dalam berbagai sektor, termasuk bidang konstruksi.